For most of my career, a job search was something I did quietly, almost secretly. You don't tell your current employer, you barely tell your friends, and you definitely don't post about it. I'm doing the opposite this time, and I want to explain why, because it's a decision that took me longer to feel comfortable with than I expected.
Selama sebagian besar karier saya, cari kerja itu sesuatu yang saya lakukan diam-diam, hampir kayak rahasia. Nggak bilang ke atasan sekarang, jarang bilang ke teman, apalagi posting soal itu. Kali ini saya lakukan sebaliknya, dan saya mau jelasin kenapa, karena ini keputusan yang butuh waktu lebih lama dari yang saya duga buat bikin saya nyaman.
Every rejection, every silence, every awkward interview happened in a room only I could see into. There was no one to normalize it in real time, only the version of it I'd tell people later, cleaned up, once it had a happy ending. That gap between the real process and the version people hear about is exactly what makes everyone feel like they're struggling alone, and I'd been quietly contributing to that gap myself for years without meaning to.
Setiap penolakan, setiap keheningan, setiap interview yang canggung, semuanya terjadi di ruangan yang cuma saya yang bisa lihat. Nggak ada yang bisa nge-normalize itu secara real time, yang ada cuma versi yang saya ceritain belakangan, udah dirapiin, setelah ada ending yang bagus. Jarak antara proses aslinya dan versi yang didengar orang lain itu yang bikin semua orang ngerasa kayak berjuang sendirian, dan selama ini saya diam-diam ikut memperlebar jarak itu sendiri tanpa sadar.
The moment I posted about actually being in between roles, instead of quietly implying I was busy with something else, people started replying with their own version of the same story. Not advice, not sympathy, just recognition. That recognition did more for how I felt about the process than any single piece of career advice did, and it came from directions I never expected, people I hadn't spoken to in years, quietly going through the exact same thing.
Begitu saya posting soal lagi ada di antara dua peran, bukannya diam-diam ngasih kesan lagi sibuk sama hal lain, orang-orang mulai balas dengan versi cerita mereka sendiri yang mirip. Bukan nasihat, bukan simpati, cuma pengakuan bahwa ini nyata. Pengakuan itu lebih membantu perasaan saya soal proses ini dibanding satu pun nasihat karier yang pernah saya dengar, dan datang dari arah yang nggak pernah saya duga, orang-orang yang udah bertahun-tahun nggak saya ajak ngobrol, ternyata diam-diam lagi ngalamin hal yang persis sama.
"Nobody feels behind when they can see the whole room is figuring it out too." "Nggak ada yang ngerasa ketinggalan kalau dia bisa lihat satu ruangan penuh orang juga lagi sama-sama nyari jalan."
Not oversharing every rejection as it happens. It means being honest about the season I'm in, instead of performing a version of my career that skips the parts that don't look finished yet. It also means the letters and posts I'm writing now exist because of this exact stretch of time, not despite it, and I genuinely believe that honesty, offered generously, is a small way of loving the people reading it, most of whom I'll never meet.
Bukan berarti curhat berlebihan soal setiap penolakan begitu terjadi. Artinya jujur soal fase yang lagi saya jalani, bukannya nampilin versi karier yang lompatin bagian-bagian yang belum keliatan rapi. Ini juga berarti tulisan dan post yang saya bikin sekarang ada karena fase ini persis, bukan meskipun ada fase ini, dan saya beneran percaya kejujuran, yang diberikan dengan murah hati, adalah cara kecil buat mencintai orang-orang yang membacanya, yang kebanyakan bahkan nggak akan pernah saya temui.
If reading this makes your own search feel a little less private, that's the whole point, and if it saves even one person a little of the loneliness I carried through mine, this whole exercise in being visible will have been worth it.
Kalau baca ini bikin proses cari kerjamu sendiri kerasa sedikit lebih nggak sendirian, itu memang tujuannya, dan kalau ini menghemat sedikit saja kesepian yang saya jalani buat satu orang aja, seluruh usaha buat jadi terbuka ini bakal terasa berarti.